KITAINDONESIASATU.COM – Aksi demonstrasi besar-besaran untuk melengserkan Bupati Pati, Sudewo, telah selesai digelar. Demo tersebut merupakan buntut kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.
Meski didesak turun dari jabatannya, Sudewo tetap memilih bertahan sebagai Bupati Pati dan menegaskan keyakinannya bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Namun, muncul pihak yang justru mendukung kebijakan tersebut. Hal itu diketahui dari unggahan akun Twitter @somexthread pada 16 Agustus 2025, yang menampilkan video berdurasi satu menit. Dalam video tersebut terlihat sejumlah pemuda dan pemudi, yang disebut sebagai mahasiswa, menyuarakan dukungan terhadap kenaikan pajak di Pati.
“Disaatt warga Pati menuntut turunnya pajak, para mahasiswa ini justru mendukung kenaikan pajak,” tulis narasi dalam video.
Video itu memperlihatkan empat pria dan lima wanita yang berjejer sambil menyampaikan orasi.
“Menyatakan dukungan terhadap kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Pembangunan di Kabupaten Pati,” kata salah satu pria dalam orasi tersebut.
Tak hanya itu, mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan bisa menilai kebijakan secara jernih.
“Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarkat Kabupaten Pati untuk berpikir jernih dan tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok tertentu yang mungkin memiliki kepentingan untuk menentang kebijakan ini tanpa dasar yang jelas,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pernyataan dukungan tersebut dibuat dengan penuh kesadaran.





