“Kami serius menangani kasus ini. Pelaku yang terlibat akan kami proses secara tegas dan profesional. Tindakan kekerasan terhadap guru dan tenaga kesehatan tidak bisa ditoleransi karena mereka adalah simbol kemanusiaan dan pelayanan,” tegas Brigjen Faizal dalam konferensi pers sebagaimana dikutip dari laman resmi Polri, Sabtu 12 Juli 2025.
Tetap Tenang dan Percayakan pada Aparat
Menurut Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. , pengungkapan ini menjadi bukti kerja keras aparat keamanan dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di wilayah Papua Pegunungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Aparat keamanan hadir untuk melindungi masyarakat dan menindak tegas kelompok-kelompok yang mengganggu kedamaian,” ujar Yusuf.
Ia juga menambahkan bahwa Satgas terus melakukan penyelidikan mendalam untuk melacak anggota kelompok bersenjata lainnya yang diduga terlibat dalam penyerangan sadis tersebut.
Upaya Pencegahan dan Stabilitas Terus Digalakkan
Selain upaya penegakan hukum, aparat juga terus meningkatkan kehadiran di wilayah rawan konflik untuk memberikan rasa aman kepada warga.
Pendekatan humanis, pembukaan dialog dengan tokoh adat, serta edukasi masyarakat tentang pentingnya perdamaian turut digencarkan.
Tim investigasi gabungan saat ini tengah fokus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap seluruh pelaku dan struktur organisasi KKB yang lebih besar , serta mencegah aksi serupa terulang di masa depan.***


