KITAINDONESIASATU.COM– Upaya menjadikan golok sebagai warisan budaya dunia tak lagi sekadar wacana. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan komitmennya mendorong pelestarian golok sebagai pusaka leluhur Nusantara yang layak mendapat pengakuan dunia melalui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Dukungan tersebut disampaikan Dedie saat menghadiri Mahakarya Pesona Pusaka Nusantara yang digelar di Lantai 2 salah satu Mall, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa golok merupakan karya karsa manusia berbudi luhur yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga sarat akan filosofi kehidupan.
“Golok ini memiliki empat filosofi utama, yakni sebagai simbol keseimbangan, keterkaitan dengan alam dan pemiliknya, lambang kejantanan, serta pusaka warisan sesepuh Nusantara yang adiluhung,” ujar Dedie, Minggu, 3 Agustus 2025.
Menurut Dedie, pengakuan UNESCO membutuhkan perjuangan dan sinergi berbagai pihak. Karena itu, ia menyatakan apresiasinya kepada tokoh budaya Bogor, Ki Gatut Susanta, yang konsisten menggagas gerakan Golok Road to UNESCO.
“Beliau punya keinginan yang gigih dan tulus dengan segala daya upaya. Insyaallah Pemkot Bogor akan membersamai beliau sampai ke UNESCO, dari Bogor untuk Indonesia dan dari Bogor untuk dunia,” ungkapnya. (Nicko)


