News

Data BPS 2026: Hanya 11,30 Persen Penduduk Indonesia Tamat Kuliah

×

Data BPS 2026: Hanya 11,30 Persen Penduduk Indonesia Tamat Kuliah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sarjana
Ilustrasi sarjana. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Lulusan perguruan tinggi masih menjadi kelompok minoritas di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, hanya 11,30 persen penduduk berusia 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan tinggi pada 2026.

Angka tersebut tercantum dalam publikasi Statistik Kesejahteraan Rakyat 2026 yang bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026. Artinya, dari setiap 100 penduduk berusia 15 tahun ke atas, hanya sekitar 11 orang yang sudah menyelesaikan pendidikan tinggi.

Pendidikan tinggi dalam data BPS ini mencakup jenjang diploma, sarjana (S1), profesi, magister (S2), spesialis, hingga doktor (S3).

Sementara itu, penduduk yang menamatkan pendidikan SMA atau sederajat mencapai 32,63 persen. Disusul lulusan SD atau sederajat sebesar 23,66 persen dan lulusan SMP atau sederajat sebanyak 21,06 persen.

BPS juga mencatat 11,35 persen penduduk berusia 15 tahun ke atas tidak memiliki ijazah SD. Data tersebut memperlihatkan masih lebarnya perbedaan capaian pendidikan masyarakat, dari penduduk yang belum memiliki ijazah SD hingga mereka yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.

Meski demikian, angka 11,30 persen tersebut menunjukkan jenjang pendidikan tertinggi yang telah ditamatkan penduduk berusia 15 tahun ke atas, bukan jumlah mahasiswa yang sedang kuliah atau tingkat partisipasi perguruan tinggi saat ini.

Data BPS ini dapat menjadi salah satu rujukan untuk mengevaluasi capaian pendidikan nasional dan melihat perbedaan tingkat pendidikan antardaerah. Namun, angka tersebut tidak dengan sendirinya menjelaskan penyebab rendahnya proporsi lulusan perguruan tinggi di Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *