Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan keselamatan masyarakat menjadi fokus utama dalam penanganan pascagempa.
Kodam IX/Udayana memastikan prajurit di wilayah terdampak bergerak membantu proses evakuasi dan memberikan pertolongan kepada warga.
“Begitu terjadi gempa, prajurit TNI di wilayah terdampak langsung bergerak membantu masyarakat. Prioritas utama kami adalah keselamatan warga, membantu proses evakuasi, memberikan pertolongan, serta mendukung pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana,” kata Amrizal.
Selain membantu warga, Kodam IX/Udayana bersama jajaran kewilayahan terus memantau perkembangan kondisi di sejumlah daerah. Pendataan dampak gempa dilakukan bersama pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk mengetahui situasi terbaru di lapangan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.
Dalam menghadapi situasi pascabencana, warga juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta mengikuti arahan resmi BMKG, BPBD, pemerintah daerah, dan aparat di lapangan.
Penanganan gempa M 7,7 NTT 15 Agustus 2026 masih terus dilakukan oleh unsur terkait. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan instansi lainnya diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi dampak gempa sekaligus memastikan proses evakuasi berjalan aman dan terkoordinasi.***



