KITAINDONESIASATU.COM – Musim kemarau yang panjang memang kadang bikin deg-degan, apalagi buat para petani yang menggantungkan hidup pada air. Tapi tenang, di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, penanganan kekeringan sedang digeber habis-habisan!
Pada 17 Oktober 2026 kemarin, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA), Arnold A.P. Ritiauw, turun langsung ke lapangan didampingi jajaran terkait untuk memastikan 65 hektare lahan pertanian yang terancam tetap aman dan produktif.
Berikut adalah 3 langkah taktis yang langsung diterapkan di lapangan:
1. Kolaborasi Pompanisasi di Sungai Cipunagara
Nggak main-main, penanganannya langsung menyasar sumber air terdekat, yaitu Sungai Cipunagara. Di sini, tim BBWS Citarum mengoperasikan 4 unit pompa alkon (alat pompa air) andalan.
Yang bikin keren, ini adalah hasil gotong royong! Pemerintah menggandeng warga dengan mendukung operasional 10 unit pompa milik petani lokal, lengkap dengan bantuan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari BBWS Citarum. Sinergi ini bikin suplai air ke sawah tetap lancar jaya.




