Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Balai Karantina Kesehatan (BKK) Pangkalpinang, serta KSOP Pangkalbalam.
Selanjutnya, tim menuju posisi MT Alejandro menggunakan kapal patroli KP 3001 Satam milik Ditpolairud Polda Bangka Belitung.
Korban Diperiksa Sebelum Dievakuasi
Dalam proses operasi, cuaca dilaporkan berawan dengan angin bertiup dari arah tenggara sekitar 13 knot dan tinggi gelombang mencapai 0,7 meter.
Setelah berhasil merapat ke lambung MT Alejandro, tim medis dari BKK Pangkalpinang melakukan pemeriksaan awal terhadap korban guna memastikan kondisinya sebelum proses evakuasi medis dilakukan.
Dirujuk ke Rumah Sakit
Pada pukul 18.14 WIB, ABK MT Alejandro dievakuasi menggunakan kapal SAR menuju Dermaga Polairud.






