KITAINDONESIASATU.COM – Hujan yang turun sejak Selasa (10/9/2024) menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung mengalami banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung melaporkan bahwa beberapa daerah terdampak, meskipun pendataan detail mengenai titik-titik banjir masih berlangsung.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama, banjir terjadi di wilayah-wilayah yang memang rentan seperti Bojongsoang, Baleendah, Dayeuhkolot, dan Katapang.
Meski demikian, Uka menjelaskan bahwa intensitas banjir tidak terlalu parah, dan arus lalu lintas kendaraan roda dua dan empat di wilayah tersebut masih berjalan normal tanpa hambatan.
Uka juga menambahkan bahwa berdasarkan penjelasan dari BMKG, meskipun saat ini masih dalam musim kemarau, perubahan cuaca yang tidak terduga tetap harus diwaspadai.
Puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi pada bulan Oktober hingga November mendatang.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada selama berkendara, terutama saat musim hujan.
Warga yang tinggal di dekat aliran sungai diharapkan untuk lebih berhati-hati, mengingat hujan deras dapat meningkatkan risiko banjir.
Selain itu, mereka yang tinggal di daerah pegunungan juga diimbau untuk waspada terhadap potensi longsor, karena tanah yang kering selama musim kemarau menjadi lebih rentan setelah diguyur hujan.
Sebagai langkah pencegahan, Uka juga mengingatkan pentingnya membersihkan saluran air dari sampah agar tidak tersumbat, yang bisa memicu banjir atau tanah longsor.
Saat ini, petugas BPBD masih berada di lapangan untuk melakukan penilaian situasi serta mendata kebutuhan warga yang terdampak oleh banjir di beberapa wilayah.- ***


