KITAINDONESIASATU.COM – Jumlah korban keracunan massal diduga akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur terus meningkat. Per Selasa, 22 April 2025, tercatat 78 orang terdampak, terdiri dari 55 siswa MAN 1 Cianjur dan 23 siswa SMP PGRI 1 Cianjur.
Para korban menunjukkan gejala seperti mual, muntah, pusing, diare, hingga demam, dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.
Bupati Cianjur, dr. H. Mohammad Wahyu, yang meninjau langsung lokasi, menyatakan keprihatinannya dan menegaskan bahwa penyebab insiden masih diselidiki lebih lanjut.
“Penyelidikan masih berlangsung, dan kami memastikan keputusan yang diambil akan objektif berdasarkan hasil uji laboratorium,” ujar Bupati dalam keterangannya melalui akun Instagram @wahyuramziofficial, dikutip Selasa, 22 April 2025
Pemerintah daerah berkomitmen memberikan layanan medis terbaik bagi para korban, dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit. Sementara proses investigasi berjalan, warga diimbau untuk tidak membuat asumsi dan menunggu hasil uji laboratorium resmi.


