KITAINDONESIASATU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Siklon Tropis Jangmi di wilayah Laut Filipina, tepatnya di sebelah utara Papua.
Fenomena cuaca ini dipantau mulai mengalami peningkatan intensitas pada akhir Mei 2026 dan berpotensi memicu dampak cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.
BMKG menyebut siklon tersebut bergerak ke arah barat laut dan menjauhi wilayah Indonesia. Meski demikian, pengaruh tidak langsung dari sistem cuaca tersebut tetap perlu diwaspadai masyarakat, terutama di kawasan pesisir dan wilayah laut.
Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Menurut BMKG
Keberadaan Siklon Tropis Jangmi diperkirakan memicu peningkatan curah hujan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Selain itu, sejumlah perairan di kawasan timur Indonesia juga berpotensi mengalami gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 meter.
Beberapa wilayah laut yang diperkirakan terdampak antara lain Laut Maluku, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kepulauan Talaud, hingga Samudra Pasifik utara Papua.
Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi aktivitas pelayaran dan nelayan tradisional.
