KITAINDONEISASATU.COM – Penyaluran bantuan beras untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, menjadi perhatian publik setelah sebuah video memperlihatkan beras bantuan berserakan di lapangan.
Bantuan beras untuk korban banjir tersebut diketahui merupakan logistik dari Pemerintah Provinsi Sumatra Utara berupa beras dan mie instan.
Kronologi Beras untuk Korban Banjir
Peristiwa itu terjadi di Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan. Warga sebelumnya sudah berkumpul di area terbuka untuk menunggu helikopter pembawa bantuan.
Namun, helikopter tersebut tidak mendarat seperti yang diharapkan masyarakat. Beras dan mie instan dilemparkan satu per satu dari udara ketika helikopter terbang rendah.
Akibatnya, banyak karung beras dan mie instan pecah ketika menyentuh tanah.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah warga terpaksa mengumpulkan butiran beras yang terhambur di tanah. Banyak dari bantuan itu tidak lagi layak dikonsumsi.
Situasi tersebut membuat warga kecewa. Mereka mengaku sudah beberapa hari kesulitan mendapatkan makanan karena akses logistik yang terhambat.
Bantuan yang datang justru tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Seorang warga dalam video tampak menyampaikan keluhannya dan berharap penyaluran bantuan selanjutnya dilakukan dengan lebih aman.
Masyarakat berharap distribusi logistik berikutnya dapat dilakukan secara tepat.
Sehingga beras untuk korban banjir benar-benar membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga yang sedang mengalami kondisi darurat akibat bencana.(*)


