KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Kota Bandung tengah mendorong pengembangan Bandung Angkot Utama sebagai bagian dari upaya membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi sekaligus memperluas ekosistem ekonomi digital.
Pengembangan tersebut diarahkan pada sektor yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui penerapan kendaraan listrik yang nantinya mendukung sistem Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung.
Wali Kota Bandung Mohammad Farhan mengatakan, pengembangan transportasi berbasis listrik tidak hanya berhenti pada penyediaan kendaraan. Ekosistemnya juga mencakup berbagai kebutuhan pendukung agar layanan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Mulai dari kendaraan dan baterai, pemeliharaan armada maupun baterai, aspek keselamatan, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga ketersediaan suku cadang menjadi bagian yang perlu dipersiapkan.
Bandung Angkot Utama Perkuat Konektivitas Antartransportasi
Keberadaan Bandung Angkot Utama nantinya diarahkan untuk menjadi salah satu bagian dari jaringan transportasi yang menghubungkan berbagai moda di Kota Bandung.
Konektivitas tersebut mencakup kereta cepat, kereta antarkota, jalan tol, penerbangan, BRT, hingga angkot listrik yang berfungsi sebagai angkutan pengumpan atau feeder.





