KITAINDONESIASATU.COM – Pilkada Kabupaten Kediri tahun 2024 menjanjikan persaingan yang lebih sengit. Saat ini, ada dua pasangan bakal calon anak muda Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar di KPU Kabupaten Kediri.
Kedua calon itu adalah Deny Widyanarko dan Mudawamah, pasangan ini diusung oleh Partai Politik (Parpol) PKB dan Nasdem.
Calon lainnya pasangan Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa, pasangan yang didukung oleh parpol pengusung, yaitu PDIP, Gerindra, Golkar, PKS, PAN, dan Demokrat.
Ketua KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim, menyatakan bahwa berkas pendaftaran saat ini telah lengkap. Verifikasi persyaratan administrasi akan dilakukan, dan jika ada yang kurang sesuai, calon dapat melengkapinya.
Perbedaan utama dengan Pilkada sebelumnya adalah bahwa kali ini tidak hanya ada satu calon melawan kotak kosong.
Selain dukungan partai, visi dan misi pasangan calon juga mempengaruhi dukungan masyarakat. Meskipun pasangan Deny-Mudawamah merupakan penantang baru, mereka memperkenalkan sembilan program unggulan.
Salah satunya adalah alokasi dana dusun sebesar Rp300 hingga Rp500 juta per tahun untuk setiap dusun, sebagai upaya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.
Program unggulan lainnya mencakup pembangunan infrastruktur di tingkat RT/RW dan penyediaan WiFi gratis untuk mendukung pendidikan dan kesehatan masyarakat .
Sementara itu Mas Dhito sebagai Bacalon petahana mengungkapkan bahwa apabila terpilih kembali akan melakukan 17 program prioritas yang merupakan kelanjutan dari program pemerintahan sebelumnya.
Program tersebut serperti makanan bergizi dengan sasaran makan bergizi ini diperuntukkan bagi 30 ribu siswa-siswi PAUD.
Selain itu, program prioritas lain adalah perbaikan infrastruktur akan tetap berlanjut, pupuk tersedia bagi petani, desa sejahtera, hingga revitalisasi pasar.
Pasangan Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Maria Ulfa, Rabu (28/8/2024) kemarin mendaftarkan diri ke KPU Kediri dengan mengendara sepeda motor.
Ribuan masa simpatisan dan partai pendukung turut mengarak putra Cagub DKI Jakarta, Pramono Anung ini untuk mendaftarkan ke kantor KPU Kabupaten Kediri.
Dalam unggahan instagramnya Mas Dhito, panggilan akrab Hanindhito ini mengatakan merupakan momentum bersejarah dalam hidupnya.
“Ini momentum bersejarah bagi saya. Dimana, sepanjang jalan banyak unsur masyarakat yang menemani saya dan Mbak @dewimu19 menyerahkan berkas pendaftaran Pilkada ke @kpukabkediri.
Dengan niat tulus yang kami pegang, saya dan Mbak Dewi selalu berkomitmen untuk membuat program yang bisa dirasakan masyarakat. Perlu diingat, kami enggan memanipulasi masyarakat demi kepentingan elektoral belaka.
Karena ini bukan soal kepentingan saya pribadi, bukan juga soal Mbak Dewi, tapi ini soal pembangunan Kabupaten Kediri yang berkelanjutan.
Bismillahirrahmanirrahim, pangestunipun nggih dulur-dulur,” tulis Mas Dhito. (*)


