KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berjanji bakal menaikkan tunjangan kinerja (tukin) pegawainya. Kenaikan itu diyakini akan terealisasi sebelum pemerintahan Presiden Jokowi berakhir.
Dikatakan Bahlil, kesejahteraan pegawai Kementerian ESDM cukup penting untuk diperhatikan. Terlebih, Kementeriannya telah berkontribusi sebesar Rp300 – Rp350 triliun kepada negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) setiap tahunnya. “Jadi kalau karyawan kami kesejahteraannya tidak diperhatikan, ya susah,” katanya, Kamis (10/10).
Menurut Bahlil, dengan adanya kenaikan Tukin di lingkungan Kementerian ESDM ini, diharapkan dapat memacu kinerja para pegawai untuk bekerja lebih giat lagi.
“Jadi ini bagian daripada memacu kinerja mereka, tapi juga harus kita perhatikan kesejahteraannya. Itu yang saya maksudkan, itu tanggung jawab kamilah nanti kami akan memperjuangkan sesuai dengan aturan perundangan berlaku,” ujar Bahlil.
Sebelumnya, Bahlil memang menjanjikan kenaikan tunjangan kinerja (tukin) pegawai Kementerian ESDM sebelum Oktober 2024. Ia menyampaikan kenaikan tunjangan ini supaya para pegawai bekerja secara profesional.
Ia meminta para pegawainya dapat bekerja secara transparan tanpa ada keterlibatan oknum yang dapat merusak integritas di lembaga yang kini dipimpinnya.
“Hati-hati, salah tanda tangan itu berdampak sistemik, masif, dan terstruktur. apalagi yang membuat gerakan tambahan itu yang nonstruktural,” ungkapnya. (*)


