News

ASB dari Super Cup ke Suara Rakyat, Perjuangan Politisi yang Tak Mau Mewah

×

ASB dari Super Cup ke Suara Rakyat, Perjuangan Politisi yang Tak Mau Mewah

Sebarkan artikel ini
asb
Akhmad Saeful Bahri, mengendarai Honda Super Cub 800 keluaran tahun 1982 (KIS/NICKO)

“Dari barang-barang klasik itu, saya belajar tentang kesederhanaan. Hal ini membuat kita tidak lupa pada sejarah, bahwa di balik kemajuan zaman, ada nilai-nilai lama yang tetap harus kita jaga,” jelasnya.

Politisi yang Tak Lupa Akar

Di balik gemar mengendarai motor antik, Akhmad Saeful Bahri adalah politisi yang tetap membumi. Di tengah kesibukannya mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kota Bogor, ASB tetap menunjukkan sisi lain dari dirinya yang humanis dan bersahaja.

Baginya, menjadi seorang pejabat publik bukan berarti harus berjarak dari rakyat, melainkan justru menjadi jembatan antara rakyat dan perubahan yang lebih baik.

Akhmad Saeful Bahri adalah potret dari seorang pemimpin yang tidak lupa pada akar kesederhanaan, terus melaju dengan motor antik yang penuh sejarah, sembari berusaha menjawab setiap aspirasi yang dipercayakan oleh masyarakat. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *