KITAINDONESIASATU.COM – PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek mencatat volume kendaraan yang melintas di ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) masih tinggi selama periode arus balik Lebaran 2026.
Kondisi ini sejalan dengan imbauan pemerintah agar masyarakat menghindari puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret.
Direktur Utama PT JJC, Hendri Taufik, mengingatkan pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan.
Tingginya arus kendaraan yang kembali menuju Jakarta menunjukkan banyak pemudik memilih pulang lebih awal guna menghindari lonjakan lalu lintas di akhir pekan.
Diskon Tarif Tol dan Imbauan Keselamatan
Sebagai bagian dari upaya mengurai kepadatan, pengelola tol juga menawarkan potongan tarif hingga 30 persen bagi pengguna yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang menuju Gerbang Tol Cikampek Utama di Karawang.
Program ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata.
Data terbaru menunjukkan jumlah kendaraan menuju Jakarta melalui ruas MBZ mencapai lebih dari 53 ribu unit dalam satu hari, meningkat signifikan dibanding kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan yang bergerak ke arah sebaliknya juga mengalami kenaikan, meski tidak sebesar arus menuju ibu kota.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima.
Selain itu, kewaspadaan terhadap perubahan cuaca, khususnya hujan, juga penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga sampai ke tujuan.(*)


