KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini adalah penjelasan mengenai Sesar Citarik yang Diduga jadi penyebab gempa Bogor dengan kekuatan M 4,1 SR.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan hasil analisis mekanisme sumber gempa oleh BMKG menunjukkan bahwa gempa Bogor memiliki mekanisme geser (strike-slip).
Episenter Gempa Bogor terletak pada jalur Sesar Sesar Citarik yang memiliki mekanisme geser mengiri (Sidarto, 2008)
“Pembangkit Gempa Bogor diduga kuat adalah Sesar Citarik dengan mekanisme geser mengiri (sinistral strike-slip) sesuai dengan hasil analisis mekanisme sumber gempa oleh BMKG,” ujar Daryono dalam keterangannya, Jumat (11/4/2024).
Apa Itu Sesar Citarik?
Sesar Citarik adalah patahan aktif yang membentang dari Pelabuhanratu, Bogor, hingga Bekasi dengan arah timur laut–barat daya. Jenis sesarnya adalah geser mendatar ke kiri (sinistral) dan telah aktif sejak jutaan tahun lalu. Nama Sesar Citarik merujuk pada kelurusan Sungai Citarik yang mengikuti jalur patahan ini.
Aktivitas dan Dampaknya
Sesar ini melintasi area padat penduduk seperti Jakarta, Bogor, dan Bekasi, serta kawasan wisata Pelabuhanratu. Karena memotong endapan muda, Sesar Citarik dikategorikan aktif dan berpotensi memicu gempa bila terjadi pelepasan energi akibat gesekan batuan.
Penting bagi daerah yang dilintasi untuk mewaspadai risiko gempa, dan khusus wilayah pesisir seperti Pelabuhanratu perlu sistem peringatan tsunami karena dekat zona subduksi Samudra Hindia.




