Kapolres dan unsur Forkopimda bahkan ikut mengawasi langsung proses pembersihan jalan agar bisa segera dilalui.
Di hari kedua perjalanan, rombongan mendapati warga berjalan kaki sambil memikul durian menuju Blangkejeren. Tidak adanya akses transportasi memaksa warga menempuh jarak jauh demi menjual hasil kebun.
Melihat kondisi tersebut, rombongan membeli seluruh dagangan warga sekaligus menyalurkan bantuan sembako.
Perjalanan penuh tantangan itu berlangsung selama tiga hari dua malam, dengan bermalam di Desa Pepelah dan Desa Pintu Rime. Pada hari ketiga, rombongan akhirnya tiba di Kecamatan Pining dan disambut haru oleh warga yang telah lama menantikan kehadiran pemerintah.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bukti konkret kehadiran negara di wilayah terdampak bencana.
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan. Apa yang dilakukan jajaran Polres Gayo Lues bersama TNI dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen negara agar masyarakat tidak merasa ditinggalkan,” ujarnya.

