KITAINDONESIASATU.COM – Kasus Agus Buntung kini dilimpakan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) NTB, Kamis (9/1).
Kepala Kejari Mataram Ivan Jaka, mengatakan Agus akan ditahan di Lapas Kelas II A Lombok Barat. Setelah sebelumnya Agus menjadi tahanan rumah selama penyidikan kepolisian.
“Jadi, terhitung mulai hari ini hingga 20 hari ke depan, yang bersangkutan kami titipkan penahanan pertamanya di Lapas Kelas II A Lombok Barat,” kata Ivan dikutip dari Antara, Kamis (9/1).
Namun ada drama yang terjadi saat Agus hendak ditahan, Agus menangis histeris di pelukan ibunya. Ia pun sampai teriak ‘Mama!” sambil menagis sedu. Agus meminta ia tak ditahan tetapi Agus tetap dibawa dan ditahan.
“Kami memastikan pemeriksaan terhadap tersangka dilakukan dalam keadaan sehat jasmani sebelum diserahkan ke kejaksaan,” ujar Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat.
Penahanan ini dilakukan karena ancaman pidana Agus diatas 5 tahun dan jumlah korbannya juga banyak.
- Kasasi Dikabulkan, MA Putuskan Suket Penyetaraan SMA Gibran Tidak Sah!
- Acara INDOSIAR 31 Oktober 2026 : Ada Sesuatu yang Jahat Disembunyikan Orang-Orang di Sekelilingku
- BMW F 450 GS: Motor Adventure Kelas Menengah dan Siap Libas Berbagai Medan
- Hasil Laga Persebaya vs Persijap 1-1, Kebuntuan Berhasil Diselesaikan Akhir Pertandingan
- Tom Cruise dan Keanu Reeves Dirumorkan Main Film Christopher Nolan, Benarkah?
“Selain ancaman hukuman pidananya, kami mempertimbangkan jumlah korban yang melebihi 15 orang,” ujar Ivan.
Agus sebelumnya telah mengajukan untuk kembali menjadi tahanan rumah, namun Jaksa Penuntut Umum menolaknya.
Ivan menegaskan bahwa pihaknya menjamin pemenuhan hak tersangka sebagai penyandang tunadaksa dalam menjalani status tahanan rutan di Lapas Kelas II A Lombok Barat.
Dalam kasus ini Agus dipersangkakan Pasal 6A atau 6C juncto Pasal 15 ayat 1 huruf E UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Ia terancam hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 600 juta.





