News

Achmad Junaidi Laporkan Akun Anonim Terkait Dugaan Pelecehan Berkedok Rukiah

×

Achmad Junaidi Laporkan Akun Anonim Terkait Dugaan Pelecehan Berkedok Rukiah

Sebarkan artikel ini
ilustrasi pelecehan seksual. (Ist)
Ilustrasi pelecehan (Ist)

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan, Rusdiati, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai proses pendampingan hukum dan psikologis bagi para korban.

“Kami siap mendampingi korban dalam proses hukum dan memberikan dukungan untuk pemulihan trauma,” ujarnya.

Kasus ini memicu perhatian publik, terutama karena melibatkan isu sensitif yang berkaitan dengan kepercayaan dan praktik spiritual. Korban dugaan pelecehan ala praktik rukiah di Kota Banjarmasin akhirnya mengadu ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Banjarmasin.

“Dari beberapa aduan yang masuk melalui hotline, satu orang datang ke UPTD PPA,” ujar Kabid Perlindungan Perempuan di DP3A Banjarmasin, Rusdiati.

Ia mengungkapkan, laporan korban tersebut masih dalam tahap pendampingan. Yang bersangkutan, kata Rusdiati, sudah menjalani proses asesmen bersama tim ahli hukum dari dinas. “Kalau ingin melapor ke jalur hukum, kami siap mendampingi,” ucapnya.

Korban juga akan mendapatkan pendampingan psikologis untuk mengatasi trauma yang dialami. “Kami sedang mengatur jadwal pertemuan lanjutan untuk memastikan korban mendapat dukungan yang diperlukan,” tuturnya.

Laporan korban ini muncul setelah pengakuan dari sebuah akun anonim bernama @helloisxe di platform media sosial X. Dalam unggahannya, pemilik akun tersebut mengungkapkan bahwa salah satu kerabatnya menjadi korban pelecehan saat menjalani praktik rukiah.

Postingan tersebut langsung menjadi perbincangan hangat. Banyak warganet turut berbagi pengalaman serupa, bahkan menyebut nama terduga pelaku, Junaidi, seorang praktisi pengobatan spiritual yang berlokasi di Jalan Belitung Darat, Gang Teuku Umar, Banjarmasin Barat.

Dugaan terhadap Junaidi semakin menguat setelah pada Rabu, 14 November, ia mengumumkan sayembara dengan hadiah Rp10 juta bagi siapa saja yang bisa mengungkap identitas pemilik akun @helloisxe. Tak hanya itu, Junaidi juga melaporkan kasus ini ke Satreskrim Polresta Banjarmasin, mengaku sebagai korban pencemaran nama baik.***

Editor Aam Permana S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *