“Dalam hal penggunaan anggaran saja dibuka ruang partisipasi masyarakat melalui Musrenbang. Namun memang terkadang tidak semua aspirasi masyarakat pada akhirnya direalisasikan,” katanya.
Bahrul punya catatan penting untuk pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten dan kota. Dalam hal penanganan warga miskin, menurut dia, tidak bisa hanya dilakukan dengan memberikan bantuan makanan. “Bantuan makanan hanya untuk memastikan warga tidak meninggal karena kelaparan,” ujarnya.
Selamat HUT Ke-24 Provinsi Banten, semoga masalah pengangguran dan kemiskinan bisa terselesaikan dibawah gubernur yang baru nanti.***
Editor Aam Permana S

