“Saya juga apresiasi warga yang telah menyerahkan senpi ke polisi. Ini bentuk nyata bahwa damai itu indah dibandingkan kekerasan,” kata Sherly.
Menurut Sherly, penyerahan senjata secara sukarela dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan dan perdamaian di tengah masyarakat. Ia berharap langkah tersebut juga diikuti warga lain yang masih menyimpan senjata api ilegal.
Gubernur Maluku Utara itu pun mengimbau masyarakat yang masih memiliki atau menyimpan senpi ilegal agar segera menyerahkannya kepada kepolisian. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan senjata.
“Warga yang masih menyimpan senpi, tolong diserahkan ke Polda agar ditindaklanjuti,” ujarnya.
Penyerahan 16 senpi tersebut menjadi perhatian setelah dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-81 RI. Pemerintah daerah dan kepolisian terus mendorong masyarakat untuk ikut menjaga situasi tetap aman serta mengutamakan penyelesaian secara damai.***





