Pakar feng shui Suzanne Roynon menjelaskan bahwa tanaman yang sakit atau mati berpotensi menurunkan energi positif di dalam ruangan.
Menurutnya, keberadaan tanaman seperti ini dapat memengaruhi semangat, kesehatan mental, hingga kondisi fisik orang yang tinggal di rumah tersebut.
Pandangan serupa juga diungkapkan sejumlah media Asia yang menyebutkan bahwa membiarkan tanaman mati di rumah dapat memicu kerugian finansial dan masalah kesehatan.
Dalam filosofi feng shui, tanaman hijau melambangkan pertumbuhan dan vitalitas, sementara tanaman layu mencerminkan kemunduran dan pemborosan energi.
Tak hanya dari sisi kepercayaan, tanaman mati juga berisiko secara medis. Tanaman yang membusuk mudah menjadi sarang jamur, serangga, dan debu, yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan dan kebersihan udara di dalam rumah.
Selain itu, suasana ruangan dengan tanaman kuning dan layu dalam waktu lama dapat menciptakan kesan suram, menurunkan rasa nyaman, dan menghambat relaksasi penghuni rumah.





