KITAINDONESIASATU.COM -Hari masih pagi sekali, pukul 06:00 WIB. Zahra telah pergi dari rumahnya di kawasan Cileduk, Tangerang, menuju tempat kerja di Jakarta.
Sudah lama petugas PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) ini menjalani rutinas menjaga kebersihan di Buperta (bumi perkemahan dan agrowisata) Ragunan, Jakarta Selatan.
“Saya kerja dari jam tujuh pagi sampai tiga siang,” kata perempuan asal Purwokerto ini memulai pembicara kepada kitaindonesiasatu.com, pada Sabtu (11/1/2025) di Jakarta.
Bumi perkemahan, tempat orang Jakarta berpesta dan menenangkan mata ini, memiliki luas mencapai 8,5 hektar.
Untuk menjaga kebersihan dan merawat pohon-pohon serta tanaman di sana, Buperta dikeroyok sebanyak 36 pekerja dan dijaga delapan satpam (satuan pengamanan).
Setiap pekan, Buperta selalu diramaikan oleh berbagai kegiatan, mulai acara komunitas, pesta perkawinan hingga pelatihan satpam.
Tapi, minggu ini usai tahun baruan, belum ada lagi aktivitas dan kegiatan lain yang mengisi Buperta. Meski begitu, para pekerja tetap menjalani rutinitas membersihkan tempat tersebut.
Selain mpok Zahra, ada mang Dedend. Ia bekerja selama delapan tahun di sana. Sebelumnya, ia kerja serabutan.
”Saya pernah jadi kontraktor untuk EO (event organizer), bikin kichen set atau taman di indoor,” ujar pria berusia 55 tahun ini.


