KITAINDONESIASATU.COM – Gudeg memang menjadi ikon kuliner utama, tetapi ada satu makanan khas lain yang patut dicoba di Yogyakarta yaitu Mie Lethek.
Nama “lethek” dalam bahasa Jawa berarti kotor, menggambarkan tampilan mi yang pucat dan tidak menarik dibandingkan mi pada umumnya.
Namun, jangan tertipu oleh tampilannya, karena mi ini memiliki cita rasa yang lezat dan lebih sehat, karena tidak mengandung bahan tambahan atau pewarna makanan.
Bagi wisatawan yang ingin mencicipi Mie Lethek, ada beberapa tempat yang direkomendasikan.
Untuk menemukan lokasi terbaik, ada baiknya meminta rekomendasi dari penduduk setempat atau pemandu wisata.
Dua tempat yang populer untuk menikmati kuliner ini adalah warung Mbah Mendes, yang terletak di sebelah barat Simpang Maguwoharjo, dan warung Kang Sum, yang berada di daerah dekat Imogiri.
Wisatawan dapat memilih lokasi yang paling mudah dijangkau dari tempat menginap.
Mie Lethek berasal dari wilayah Srandakan, Kabupaten Bantul.
Seiring waktu, kuliner ini mulai dikenal luas dan dapat ditemukan di berbagai daerah di Yogyakarta.
Mi ini dibuat dari singkong dan tepung tapioka, memberikan tekstur khas dan rasa yang unik.
Mie Lethek tersedia dalam dua varian penyajian, yaitu mie goreng dan mie kuah, keduanya memiliki cita rasa yang khas.
Keunikan lain dari Mie Lethek adalah cara memasaknya yang masih menggunakan tungku anglo tradisional, yang diyakini memberikan aroma dan rasa khas pada mi.
Dalam proses memasaknya, digunakan berbagai bahan pelengkap seperti potongan ayam, telur rebus, sayuran, serta bumbu tradisional seperti merica, garam, bawang putih, dan kemiri.
Karena metode memasaknya masih tradisional, waktu penyajian bisa sedikit lebih lama, terutama saat warung sedang ramai pengunjung.
Kepopuleran Mie Lethek semakin meningkat, bahkan pernah disantap oleh mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, saat berkunjung ke Yogyakarta.
Jangan sampai melewatkan kesempatan untuk mencicipi hidangan khas ini saat berwisata ke Yogyakarta.
Jika masih bingung mencari tempat terbaik untuk menikmatinya, pemandu lokal dapat membantu menemukan warung yang tepat.- ***


