–Tetapkan Zona Bebas Gawai: Terapkan aturan “no-phone zones” atau waktu bebas ponsel, seperti saat makan malam bersama keluarga, selama perjalanan jauh, atau satu jam sebelum waktu tidur untuk menjaga kualitas istirahat.
2. Edukasi Proaktif Terhadap Ancaman Siber
Literasi digital harus diajarkan sedini mungkin. Jangan menunggu insiden terjadi sebelum memberikan pemahaman.
–Privasi adalah Prioritas: Tegaskan kepada anak untuk tidak pernah membagikan informasi pribadi (seperti alamat rumah, nama sekolah, atau kata sandi) kepada siapa pun, termasuk teman daring.
–Saring Sebelum Sharing: Ajarkan anak untuk selalu berkonsultasi dengan orang tua jika mereka menemui konten yang membuat tidak nyaman atau menerima permintaan aneh dari orang yang tidak dikenal.
3. Pengawasan Teknis dan Transparansi
Teknologi harus dilawan dengan teknologi. Pemanfaatan fitur keamanan adalah bentuk perlindungan, bukan sekadar pengawasan yang mengekang.



