KITAINDONESIASATU.COM – Malam Lailatul Qadar adalah malam yang memiliki keutamaan paling besar di antara malam-malam lainnya. Kenapa demikian? Karena pada malam tersebut adalah malam lebih baik dari seribu bulan atau 83 tahun 4 bulan lamanya. Di malam itu, bagi orang yang paham akan digunakan dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan amal ibadah.
Bulan Ramadan adalah bulan mulia, ditambah lagi malam Lailatul Qadar, jadi makin bertambah-tembah kemuliannya. Luar biasa di malam Lailatul Qadar atau di 10 terakhir bulan Ramadan. Kapan persisnya malam Lailatul Qadar? Tidak ada yang tahu, namun berada di malam ganjil, bilangan yang disukai Allah SWT.
Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadr ayat 1-5:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam takdir. Malam takdir itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Rabb mereka untuk mengatur segala urusan. Pada malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbitnya fajar.”
Maka, bila mencermati arti dalam surah tersebut para ulama menganjurkan untuk ikhlas memperbanyak sholat sunnah, membaca Al-Qur’an dan berzikir, serta amaliah lainnya. Dengan demikian, hidup jadi semakin berkah.
Abu Hurairah r.a meriwayatkan sabda Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:
“Barangsiapa yang bangun menegakkan sholat malam pada malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari rida Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
MasyaAllah begitu besar keutamaan malam Lailatul Qadar di mana doa-doa kita yang telah lalu diampuni, dengan catatan menjalankan amalan-malam pada malam Lailatul Qadar dengan keikhlasan dan hanya mengharap rida Allah SWT.
Berikut tata cara Sholat Malam Lailatul Qadar:
- Bacaan niat:
اُصَلِّي سُنَّةً لَيْلَةُ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Teks Latin: Usholli sunnatan lailatul qadari rok’ataini (imaaman/makmuuman) lillaahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar (sebagai imam/makmum) karena Allah Ta’ala.”
- Pada rakaat pertama, membaca surah Al-Fatihah.
- Setelah itu, membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali.
- Pada rakaat kedua, membaca surah Al-Fatihah.
- Dilanjutkan dengan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tujuh kali.
- Mengakhiri sholat dengan salam.
Setelah sholat, dianjurkan membaca istighfar sebagai berikut:
اَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Teks Latin: Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi
Artinya: “Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya.”
Bagi yang membaca artikel ini yuk pasang niat untuk dimudahkan dalam melaksanakan ibadah di malam Lailatul Qadar, sehingga kita mendapatkan ampunan Allah SWT dan kehidupan kita ke depan menjadi lebih baik dan berkah. Semoga tahun depan dipertemukan lagi dengan bulan Suci Ramadan. Aamiin. (*)




