KITAINDONESIASATU.COM – Matcha adalah bubuk teh hijau halus yang terbuat dari daun teh hijau yang ditumbuk halus.
Matcha berasal dari daun teh yang sama dengan teh hijau atau teh hitam, namun berbeda dalam proses penanaman, pengolahan, dan penyajian.
Berbentuk bubuk, matcha kaya akan antioksidan, asam amino, dan kafein.
Manfaatnya antara lain meningkatkan fungsi otak, menjaga kesehatan jantung, memperbaiki suasana hati, dan mendukung program diet.
Meski bergizi, mengonsumsi matcha secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping. Di antaranya:
Mual dan muntah – Terjadi pada orang yang sensitif terhadap kandungan matcha.
Sulit tidur – Kadar kafein yang tinggi bisa mengganggu pola tidur.
Diare – Efek pencahar ringan dari kafein bisa memicu masalah pencernaan.
Memperburuk asam lambung – Konsumsi berlebih, terutama saat perut kosong, dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Risiko kontaminan – Karena seluruh daun teh dikonsumsi, paparan zat seperti pestisida lebih tinggi. Matcha organik bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Berapa Banyak Matcha yang Aman?
Batas konsumsi matcha yang dianjurkan adalah maksimal 2 gelas (sekitar 474 ml) atau 2 sendok teh bubuk per hari.
Mengonsumsi dalam batas wajar akan memberikan manfaat maksimal tanpa risiko kesehatan.
Jika muncul keluhan setelah minum matcha berlebihan, seperti mual, heartburn, atau sulit tidur, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.-***



