Lifestyle

Sudah Mengurangi Makan tapi Berat Badan Tetap Naik? Ini Penyebab yang Sering Terabaikan

×

Sudah Mengurangi Makan tapi Berat Badan Tetap Naik? Ini Penyebab yang Sering Terabaikan

Sebarkan artikel ini
berat dadan
Ilustrasi menurunkan berat badan (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Sudah mengurangi makan tetapi berat badan tetap naik tentu bisa membuat frustrasi.

Banyak orang mengira penurunan berat badan hanya bergantung pada jumlah makanan yang dikonsumsi.

Padahal, perubahan berat badan juga dipengaruhi aktivitas fisik, kualitas tidur, kondisi tubuh, hingga jenis makanan yang dipilih.

Jika berat badan terus bertambah, beberapa kebiasaan berikut mungkin perlu diperhatikan.

Penyebab Berat Badan Tetap Naik

  1. Porsi kecil tetapi tinggi kalori
    Mengurangi jumlah makanan belum tentu mengurangi asupan kalori. Makanan yang mengandung banyak minyak, gula, atau lemak dapat menyumbang kalori cukup besar meski porsinya terlihat sedikit.
  2. Terlalu sering mengonsumsi minuman manis
    Kopi susu, teh manis, minuman kemasan, dan minuman bersoda dapat menambah asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang yang bertahan lama.
  3. Kurang bergerak
    Aktivitas harian yang rendah membuat energi yang dibakar lebih sedikit. Duduk terlalu lama dan jarang berolahraga dapat memengaruhi keseimbangan energi tubuh.
  4. Kurang tidur
    Waktu tidur yang tidak cukup dapat memengaruhi hormon yang berkaitan dengan rasa lapar dan kenyang. Akibatnya, keinginan mengonsumsi makanan tertentu bisa meningkat.
  5. Sering makan tanpa sadar
    Kebiasaan mencicipi makanan, ngemil sambil menonton, atau makan larut malam dapat membuat total asupan harian lebih tinggi dari perkiraan.
  6. Mengalami stres berkepanjangan
    Stres dapat memengaruhi pola makan dan membuat sebagian orang lebih sering mencari makanan tinggi kalori.
  7. Faktor kesehatan tertentu
    Kondisi medis atau penggunaan obat tertentu juga dapat memengaruhi berat badan. Jika kenaikan berlangsung terus tanpa penyebab jelas, konsultasi dengan dokter dapat membantu mencari faktor yang mendasarinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *