KITAINDONESIASATU.COM – Vitamin C dan vitamin D sama-sama dikenal luas sebagai pendukung sistem kekebalan tubuh. Saat musim pilek dan flu datang, dua vitamin ini kembali menjadi pilihan favorit banyak orang.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa cara kerja keduanya sangat berbeda, dan efektivitasnya bergantung pada kondisi kadar vitamin di dalam tubuh masing-masing individu.
Peran vitamin C dalam mengaktifkan sel imun
Vitamin C telah lama menjadi suplemen populer untuk daya tahan tubuh. Menurut VerywellHealth, vitamin ini berfungsi sebagai antioksidan kuat yang membantu melindungi sel dari kerusakan serta mendukung kerja sistem imun di tingkat sel.
Di dalam tubuh, vitamin C membantu meningkatkan respons sel darah putih saat tubuh menghadapi virus.
Selain itu, vitamin ini melindungi jaringan dari stres oksidatif yang muncul selama respons imun, serta mendukung kesehatan kulit dan pembentukan kolagen, yang berperan sebagai lapisan pertahanan awal terhadap kuman.





