KesehatanLifestyle

Telur Rebus atau Mentah, Mana yang Lebih Baik? Ini Pengaruhnya terhadap Penyerapan Protein

×

Telur Rebus atau Mentah, Mana yang Lebih Baik? Ini Pengaruhnya terhadap Penyerapan Protein

Sebarkan artikel ini
Telur mentah dan masak
Telur mentah dan masak (Ist)

Chitra P.K., Kepala Departemen Nutrisi Terapeutik di KIMS Hospital Bangalore, India, menjelaskan bahwa perbedaan utama dari berbagai metode pengolahan telur bukan terletak pada jumlah protein yang tersedia.

Menurutnya, yang membedakan adalah seberapa efektif tubuh dapat menggunakan protein tersebut. Cara memasak juga berpengaruh terhadap tambahan kalori dan lemak yang masuk ke tubuh, terutama ketika telur diolah menggunakan minyak atau mentega.

Telur mentah memiliki penyerapan protein lebih rendah

Mengonsumsi telur mentah tidak membuat kandungan proteinnya menjadi lebih banyak. Sebaliknya, tubuh justru cenderung lebih sulit memanfaatkan protein dari telur yang tidak dimasak.

Sebagian protein pada telur mentah masih berada dalam struktur yang lebih sulit dicerna. Kondisi tersebut membuat jumlah protein yang akhirnya dapat diserap tubuh menjadi lebih rendah dibandingkan telur yang telah dimasak.

Selain masalah penyerapan protein, telur mentah juga memiliki risiko keamanan pangan. Konsumsinya dapat meningkatkan kemungkinan terkena infeksi Salmonella, bakteri yang dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem pencernaan.

Telur rebus dinilai lebih mudah dicerna

Merebus telur menjadi salah satu metode pengolahan yang relatif sehat. Paparan panas membuat struktur protein berubah sehingga lebih mudah dicerna dan digunakan oleh tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *