Temuan ini menambah daftar penelitian mengenai manfaat kunyit, tetapi bukan berarti konsumsi kunyit dapat menggantikan terapi medis.
Para ahli tetap menyarankan masyarakat mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan, sementara hasil penelitian ini menjadi dasar bagi pengembangan terapi antikanker di masa mendatang.***





