Dari analisis yang dilakukan, berjalan kaki menjadi aktivitas yang menunjukkan kaitan paling kuat dengan penurunan risiko kematian dibandingkan jenis olahraga lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rutin berjalan kaki mampu menurunkan risiko kematian dini hingga 17 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding olahraga lain yang ikut diteliti.
Di bawah berjalan kaki, olahraga raket tercatat mampu menurunkan risiko kematian sekitar 15 persen, disusul senam aerobik atau mendayung sebesar 14 persen.
Latihan kekuatan dan lari cepat masing-masing berkontribusi menurunkan risiko hingga 13 persen, sedangkan jogging memberikan penurunan sekitar 11 persen.
Aktivitas menaiki tangga dikaitkan dengan penurunan risiko sebesar 10 persen, sementara bersepeda sekitar 4 persen.
Peneliti juga menemukan bahwa manfaat kesehatan akan semakin besar jika seseorang tidak hanya mengandalkan satu jenis olahraga. Kombinasi berbagai aktivitas fisik terbukti memberikan perlindungan yang lebih optimal terhadap berbagai penyakit.
Peserta yang melakukan olahraga dengan variasi aktivitas paling banyak memiliki risiko kematian akibat berbagai penyebab sekitar 19 persen lebih rendah.





