KITAINDONESIASATU.COM – Kebahagiaan dalam hubungan tidak hanya terasa secara emosional, tetapi juga bekerja hingga ke tingkat biologis.
Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pasangan yang berbagi emosi positif pada saat yang sama mengalami penurunan hormon stres kortisol, khususnya pada usia lanjut.
Penelitian ini dipimpin oleh Tomiko Yoneda, psikolog dari University of California, Davis, dan dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology.
Studi tersebut menyoroti bagaimana emosi positif yang dialami secara kolektif mampu memengaruhi respons stres tubuh.
Dalam rilis resmi American Psychological Association, Yoneda menjelaskan bahwa emosi seperti kegembiraan, cinta, dan rasa antusias telah lama dikenal berkontribusi pada kesehatan dan umur panjang.
Namun, dalam kehidupan sehari-hari, emosi positif yang paling kuat justru muncul dalam konteks hubungan sosial yang dekat.


