Permintaan tersebut muncul di tengah belum jelasnya penyebab pneumonia yang menewaskan pekerja laboratorium.
Mongolia juga meningkatkan pengawasan kesehatan di wilayah perbatasannya dengan Rusia sebagai langkah pencegahan. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai kasus pes kedua maupun wabah pes di Siberia.(*)



