KITAINDONESIASATU.COM – Diare merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar dan perubahan konsistensi tinja menjadi lebih cair.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, parasit, maupun reaksi tubuh terhadap makanan tertentu.
Kebiasaan mengonsumsi makanan tanpa memperhatikan kebersihan, tingkat kematangan, dan cara penyimpanannya dapat meningkatkan risiko diare. Beberapa jenis makanan bahkan bisa memicu gangguan pencernaan pada orang yang memiliki sensitivitas tertentu.
5 Makanan yang Berpotensi Menyebabkan Diare
Berikut lima jenis makanan yang perlu diperhatikan agar kesehatan saluran pencernaan tetap terjaga.
- Daging mentah atau kurang matang
Daging yang tidak dimasak hingga matang berisiko mengandung bakteri berbahaya, seperti Salmonella dan Escherichia coli. Jika masuk ke tubuh, mikroorganisme tersebut dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan disertai diare, mual, dan kram perut.
- Susu yang tidak dipasteurisasi
Susu mentah berpotensi membawa bakteri penyebab penyakit. Selain itu, penderita intoleransi laktosa juga dapat mengalami diare setelah mengonsumsi susu karena tubuh kesulitan mencerna kandungan laktosanya.
- Makanan pedas
Kandungan capsaicin dalam cabai dapat merangsang saluran pencernaan. Pada sebagian orang, konsumsi makanan terlalu pedas bisa memicu mulas, sensasi terbakar, hingga buang air besar lebih sering.
- Makanan berminyak dan berlemak tinggi
Gorengan serta makanan dengan kandungan lemak berlebihan dapat memperburuk keluhan pencernaan pada sebagian orang. Jenis makanan ini juga berpotensi memicu diare pada individu yang sensitif terhadap asupan lemak.
- Sayuran dan buah yang tidak dicuci bersih




