KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa meningkatkan jumlah langkah kaki harian dapat secara signifikan mengurangi risiko berbagai jenis kanker.
Karena itu, para ahli dari University of Kentucky dalam publikasi di situs Scitechdaily mendorong masyarakat untuk mengurangi kebiasaan duduk dan lebih banyak bergerak sebagai langkah pencegahan yang efektif.
Studi skala besar secara konsisten menunjukkan bahwa orang aktif memiliki risiko lebih rendah terhadap kanker payudara, usus besar, paru-paru, ginjal, endometrium, kerongkongan, kandung kemih, dan perut.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the National Cancer Institute, yang mengumpulkan data dari 43 studi dengan total 68.936 pasien kanker, menemukan bahwa kebiasaan menonton televisi terlalu lama berkaitan dengan peningkatan risiko kanker usus besar, endometrium, dan paru-paru.
Dibandingkan dengan kelompok yang paling banyak menonton televisi, mereka yang paling sedikit menonton memiliki risiko kanker usus besar 54% lebih rendah, risiko kanker endometrium 66% lebih rendah, dan risiko kanker paru-paru 21% lebih rendah.
Setiap tambahan 2 jam duduk per hari meningkatkan risiko kanker usus besar sebesar 8%, endometrium 10%, dan paru-paru 6%.
Studi lain yang dilakukan oleh National Cancer Institute dan University of Oxford melibatkan 85.394 peserta dengan usia rata-rata 63 tahun menemukan bahwa ketidakaktifan dikaitkan dengan 13 jenis kanker.



