Kandungan mineral seperti kalium, magnesium, zat besi, dan kalsium juga mendukung fungsi saraf, pembentukan sel darah merah, serta menjaga kesehatan tulang.
Sementara itu, serat dan polisakarida larut yang terdapat dalam daun ubi jalar membantu menyehatkan bakteri baik di usus, memperlambat penyerapan gula, dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Berpotensi Menjadi Sumber Pangan Fungsional
Sejumlah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Molecules tahun 2021 dan Foods tahun 2024 menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam daun ubi jalar memiliki aktivitas biologis yang tinggi dan stabilitas yang baik.
Temuan tersebut semakin memperkuat potensi daun ubi jalar sebagai bahan pangan fungsional yang dapat mendukung kesehatan sehari-hari, mulai dari menjaga kesehatan jantung, membantu mengontrol gula darah, hingga melindungi tubuh dari stres oksidatif.
Meski demikian, para ahli tetap mengingatkan bahwa manfaat kesehatan terbaik akan diperoleh jika konsumsi daun ubi jalar diimbangi dengan pola makan seimbang, aktivitas fisik yang cukup, dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.***

