Tidur siang singkat berfungsi seperti “reset”, mengembalikan keseimbangan koneksi tersebut sehingga otak kembali siap menyerap pengetahuan baru secara efisien.
Christoph Nissen, Direktur Pusat Penelitian Tidur Freiburg, menjelaskan bahwa bahkan periode tidur yang singkat sekalipun mampu meningkatkan kapasitas pemrosesan informasi.
Sementara itu, Kai Spiegelhalder dari Departemen Psikiatri University of Freiburg menyebut tidur siang singkat membantu meningkatkan kejernihan pikiran dan konsentrasi, yang berdampak langsung pada performa kognitif.
Didukung Studi Sebelumnya
Temuan ini selaras dengan penelitian terdahulu dari Harvard Medical School yang menunjukkan bahwa tidur membantu memindahkan informasi dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang.
Studi lain dalam jurnal Nature Reviews Neuroscience juga menyebut tidur berperan dalam menjaga efisiensi koneksi saraf agar otak tidak “jenuh” akibat penumpukan informasi.



