KesehatanNews

Cegah Stunting Sejak Dini, Wamenkes Dorong Peran ‘Ayah Siaga’ dalam Program 1.000 HPK

×

Cegah Stunting Sejak Dini, Wamenkes Dorong Peran ‘Ayah Siaga’ dalam Program 1.000 HPK

Sebarkan artikel ini
IMG 20260903 135155

Menurut Veronica, kolaborasi lintas sektor yang dilakukan pemerintah perlu berjalan selaras dengan penerapannya di lingkungan keluarga.

Ia mengibaratkan kerja sama tersebut seperti botol dan tutup yang harus saling sesuai.

“Kualitas pendidikan dan kesehatan sangat bergantung pada fondasi keluarga,” kata Veronica.

Ia menyoroti kondisi ketika orang tua dan anak sama-sama sibuk sehingga waktu kebersamaan dalam keluarga menjadi terbatas.

Karena itu, membangun waktu berkualitas atau quality time antara ayah, ibu, dan anak dinilai penting dalam memperkuat hubungan keluarga.

Biasakan Makan Masakan Rumah

Selain waktu berkualitas, Veronica juga mengajak keluarga untuk kembali memperhatikan kebiasaan makan sehari-hari.

Ia mendorong masyarakat agar lebih sering menyediakan makanan yang diolah di rumah dibandingkan terlalu bergantung pada makanan instan.

Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari fondasi keluarga dalam menjaga kesehatan.

Pola makan bergizi dan perhatian terhadap kebutuhan anak menjadi salah satu faktor yang mendukung program cegah stunting.

Rombongan Tinjau Puskesmas hingga Sekolah

Sebelum menggelar dialog dengan berbagai pemangku kepentingan, rombongan kementerian melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi di Kota Bogor.

Kunjungan diawali di Puskesmas Tanah Sereal.

Di lokasi tersebut, rombongan meninjau pelayanan pemeriksaan rutin bagi ibu hamil atau Antenatal Care (ANC).

Mereka juga melihat layanan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak baduta serta pelaksanaan imunisasi bagi bayi.

Pelayanan tersebut menjadi bagian dari penerapan 4 intervensi 1000 HPK untuk mencegah stunting di tingkat fasilitas kesehatan.

Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Juga Ditinjau

Setelah dari puskesmas, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMPN 5 Kota Bogor.

Di sekolah tersebut, para pejabat meninjau pelaksanaan tes kebugaran siswa serta program Cek Kesehatan Gratis atau CKG.

Pemeriksaan dilakukan di sejumlah ruang kelas sebagai bagian dari upaya pemantauan kesehatan anak usia sekolah.

Melalui penguatan program 1.000 HPK, penerapan 4 intervensi 1000 HPK untuk mencegah stunting, serta keterlibatan keluarga melalui gerakan Ayah Siaga, pemerintah berharap kualitas kesehatan anak Indonesia dapat terus ditingkatkan sejak masa awal kehidupan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *