KITAINDONESIASATU.COM – Selama bertahun-tahun, gangguan tidur kerap dianggap sebagai konsekuensi alami penuaan. Namun, banyak orang berusia di atas 60 tahun membuktikan bahwa tidur berkualitas tidak ditentukan oleh keberuntungan, kasur mahal, atau suplemen instan, melainkan oleh kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten menjelang malam.
Berdasarkan pengalaman pribadi para lansia, perbedaan antara terjaga berjam-jam di tempat tidur dan tidur lelap ternyata terletak pada kebiasaan-kebiasaan kecil yang mereka patuhi dengan tegas, terutama setelah pukul 9 malam.
Mereka menilai tidur nyenyak sebagai keterampilan yang dapat dilatih, bukan sekadar faktor genetik.
Berikut tujuh kebiasaan malam yang dinilai efektif melindungi lansia dari gangguan tidur:
1. Menjauh dari Gawai sebelum Tidur
Kebiasaan memeriksa ponsel atau mengikuti berita menjelang tidur dapat memicu aktivitas otak dan meningkatkan hormon stres. Aturan yang diterapkan adalah menghentikan penggunaan perangkat elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur, lalu menggantinya dengan membaca buku fisik yang membantu tubuh lebih rileks.

