Meski demikian, konsumsi jus daun jambu biji setiap hari tidak selalu dianjurkan. Dalam jumlah terbatas, seperti 1–2 gelas per hari dalam waktu singkat, manfaatnya masih bisa dirasakan.
Namun, penggunaan jus daun jambu biji dalam jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping. Kandungan tanin yang tinggi dapat memicu sembelit jika dikonsumsi berlebihan.
Selain itu, jus daun jambu biji juga berpotensi mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Risiko lain adalah penurunan gula darah berlebihan, terutama bagi penderita diabetes yang mengonsumsi obat.
World Health Organization mengingatkan bahwa penggunaan herbal harus dilakukan dengan hati-hati. Terlebih jika dikonsumsi rutin atau dikombinasikan dengan obat medis.
Mengontrol gula darah
Sejumlah ahli juga memberikan pandangan serupa. Joe Leech menyebut daun jambu biji dapat membantu kontrol gula darah, namun tidak boleh menggantikan pengobatan utama.
Sementara itu, Katherine Marengo mengingatkan bahwa konsumsi herbal berlebihan bisa memicu efek samping, terutama pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu.


