Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa pala dapat membantu menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta mengurangi stres oksidatif.
Namun, bukti pada manusia masih sangat terbatas, sehingga konsumsinya sebaiknya tetap dalam batas wajar sebagai bumbu masakan, bukan sebagai suplemen.
7. Cengkeh (Cloves)
Dikenal karena aromanya yang kuat dan tajam, cengkeh kaya akan senyawa eugenol.
Sebuah studi skala kecil menunjukkan bahwa suplementasi cengkeh dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan (postprandial blood sugar), baik pada individu sehat maupun mereka yang menderita pradiabetes.
Percobaan in vitro (laboratorium) juga mengindikasikan bahwa cengkeh dapat memperlambat laju penyerapan karbohidrat di usus.





