Kesehatan

5 Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengonsumsinya dengan Tepat

×

5 Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengonsumsinya dengan Tepat

Sebarkan artikel ini
Produksi Jahe Nasional Turun, IPB University Soroti Transformasi Agribisnis
Produksi jahe nasional turun menjadi 168,97 ribu ton pada 2025. Dosen IPB University Dr Anisa Dwi Utami menilai transformasi agribisnis menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produksi dan mengurangi ketergantungan impor.

KITAINDONESIASATU.COM – Jahe merupakan rempah yang banyak digunakan masyarakat Indonesia sebagai bahan minuman tradisional maupun bumbu masakan. Selain memberikan aroma khas dan sensasi hangat, jahe mengandung senyawa bioaktif, termasuk gingerol, yang banyak diteliti karena memiliki aktivitas antioksidan dan antiradang.

Meski sering dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk menjaga kebugaran, jahe bukan pengganti obat atau perawatan medis. Manfaatnya juga dapat berbeda pada setiap orang, bergantung pada kondisi kesehatan, jumlah konsumsi, dan bentuk olahannya. Karena itu, memahami manfaat serta cara mengonsumsi jahe secara tepat menjadi hal penting.

Lima Manfaat Jahe dan Cara Mengonsumsinya

Berikut sejumlah manfaat jahe yang didukung penelitian serta cara sederhana memasukkannya ke dalam pola makan sehari-hari.

  1. Membantu meredakan mual. Jahe berpotensi membantu mengurangi jenis mual tertentu, termasuk mual pada kehamilan. Namun, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan suplemen jahe.
  2. Mendukung kesehatan pencernaan. Jahe dapat membantu proses pengosongan lambung pada sebagian orang. Meski demikian, respons setiap individu berbeda dan jahe tidak selalu mengatasi gangguan pencernaan.
  3. Memiliki sifat antiradang. Kandungan gingerol menunjukkan aktivitas antiradang dalam penelitian. Bukti manfaat klinisnya masih bervariasi, sehingga jahe tidak boleh dianggap sebagai pengobatan tunggal untuk penyakit peradangan.
  4. Mengandung antioksidan. Senyawa dalam jahe membantu melawan aktivitas radikal bebas dalam kondisi penelitian. Namun, mengonsumsi jahe tidak otomatis mencegah semua penyakit kronis.
  5. Menambah cita rasa makanan tanpa banyak gula. Jahe dapat digunakan sebagai bahan minuman atau masakan sehingga membantu memperkaya rasa tanpa harus menambahkan pemanis berlebihan.

Untuk mengonsumsinya, jahe segar dapat dicuci, diiris, lalu diseduh dengan air panas. Rempah ini juga bisa ditambahkan ke sup atau tumisan. Gunakan secukupnya dan hindari minuman jahe dengan gula berlebihan.

Konsumsi jahe dalam jumlah makanan umumnya dapat ditoleransi, tetapi sebagian orang mengalami mulas atau iritasi lambung. Orang yang menggunakan obat pengencer darah atau memiliki kondisi medis tertentu perlu berkonsultasi sebelum mengonsumsi suplemen jahe secara rutin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *