Selain itu, brokoli juga dikenal memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung perlindungan sel tubuh dan membantu menjaga kesehatan selama proses pengobatan kanker.
3. Kacang Hitam
Kacang hitam merupakan sumber protein nabati dan serat yang sangat baik. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, meningkatkan rasa kenyang lebih lama, serta mendukung keseimbangan mikrobiota usus.
Serat juga berperan dalam mengurangi peradangan dan mendukung fungsi sistem imun. Konsumsi makanan tinggi serat dapat membantu mengurangi keluhan pencernaan yang kerap muncul selama pengobatan kanker.
4. Salmon
Salmon kaya akan protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan memelihara jaringan, terutama saat menjalani terapi kanker.
Ikan berlemak ini juga mengandung asam lemak omega-3 yang dikenal memiliki efek anti-inflamasi. Selain salmon, sumber omega-3 lainnya dapat diperoleh dari ikan haring, sarden, ikan teri, maupun tuna.


