-Minum 2–2,5 liter air/hari (kecuali ada pembatasan medis)
-Kurangi garam, gula tambahan, dan daging olahan
-Hindari suplemen herbal sembarangan (beberapa mengandung aristolochic acid—toksin ginjal)
-Lakukan pemeriksaan fungsi ginjal (ureum, kreatinin, eGFR) setahun sekali.
“Ginjal tidak berteriak saat sakit—mereka diam hingga 90% rusak. Pencegahan dimulai dari piring makan Anda,” kata Dr. Lena Park, nefrologis dari Seoul National University Hospital.***


