Vitamin C & K, folat, dan serat larut: membantu mengurangi peradangan sistemik dan mencegah akumulasi racun.
Yang terbaik? Kembang kol rendah kalium—sangat aman bahkan untuk pasien ginjal kronis. Konsumsi dalam bentuk kukus, panggang, atau sebagai pengganti nasi (cauliflower rice).
2. Paprika Merah
Warna merah cerah paprika bukan hanya estetika—itu tanda tingginya kandungan lycopene dan beta-karoten, dua antioksidan kuat yang melindungi nefron (unit fungsional ginjal) dari stres oksidatif.
Studi dari National Kidney Foundation (2023) menunjukkan bahwa konsumsi rutin paprika merah:
-Menurunkan risiko kerusakan endotel pembuluh darah ginjal
-Meningkatkan filtrasi glomerulus (efisiensi penyaringan darah)
-Rendah kalium dan fosfor—ideal untuk diet ginjal
Tambahkan ke salad, tumisan, atau panggang sebagai camilan sehat.


