Makan malam yang seimbang dan dikonsumsi beberapa jam sebelum tidur dapat membantu menjaga kestabilan gula darah sepanjang malam serta mengurangi gangguan pencernaan seperti refluks asam lambung.
Makan malam ideal sebaiknya mengandung kombinasi protein, karbohidrat tinggi serat, dan lemak sehat. Sebaliknya, makan terlalu banyak menjelang tidur atau tidur dalam kondisi lapar dapat mengganggu kualitas istirahat.
Siapa yang Harus Berhati-hati?
Meski bermanfaat, peningkatan asupan kalium tidak selalu cocok untuk semua orang. Penderita penyakit ginjal kronis, gagal jantung stadium lanjut, atau mereka yang mengonsumsi obat tertentu seperti ACE inhibitor, ARB, dan diuretik hemat kalium sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Kadar kalium yang terlalu tinggi dalam darah dapat memicu hiperkalemia, kondisi yang berisiko mengganggu fungsi jantung dan dalam kasus tertentu dapat menyebabkan komplikasi serius.
Para ahli juga mengingatkan bahwa tidur yang berkualitas dipengaruhi oleh banyak faktor.
Jika insomnia berlangsung dalam jangka panjang, penting untuk mengevaluasi kemungkinan penyebab lain seperti stres, efek samping obat, kondisi medis tertentu, atau gangguan tidur yang memerlukan penanganan lebih lanjut.***


