KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah penelitian terbaru dari Universitas Lund, Swedia, mengungkap fakta penting soal demensia.
Para peneliti menemukan bahwa hampir separuh kasus demensia berkaitan dengan faktor risiko yang sebenarnya bisa dikendalikan melalui perubahan gaya hidup.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer’s Disease Prevention ini berfokus pada dua penyebab demensia paling umum, yakni penyakit Alzheimer dan demensia vaskular.
Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun faktor seperti usia, jenis kelamin, dan genetika tidak bisa dihindari, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang berperan besar dalam mempercepat kerusakan otak.
Beberapa faktor risiko yang disebutkan antara lain kebiasaan merokok, minim aktivitas fisik, konsumsi alkohol berlebihan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kadar lemak darah tinggi, gangguan pendengaran, hingga tekanan darah yang tidak terkontrol.
Faktor-faktor ini sering dianggap sepele, padahal dampaknya terhadap kesehatan otak cukup signifikan.



