Hipokampus merupakan bagian otak yang memiliki peran penting dalam pembentukan dan penyimpanan ingatan. Karena itu, perubahan aktivitas insulin di wilayah tersebut menjadi salah satu temuan yang menarik perhatian para peneliti.
Peter Joris, salah satu penulis penelitian, menjelaskan bahwa peningkatan respons insulin pada area tertentu di otak kemungkinan ikut berkontribusi terhadap manfaat kognitif dari konsumsi kacang tanah panggang tanpa garam.
Ia menegaskan bahwa manfaat tersebut kemungkinan bukan berasal dari satu zat gizi saja. Berbagai kandungan dalam kacang tanah, seperti lemak tak jenuh, serat, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif tumbuhan, diduga bekerja bersama memberikan efek positif.
Kacang tanah juga dikenal sebagai sumber protein nabati yang mengandung arginin dalam jumlah cukup tinggi. Senyawa ini merupakan bahan dasar pembentukan oksida nitrat, yang dilaporkan berperan dalam proses pembelajaran dan mendukung kinerja memori.
Meski demikian, hasil penelitian tersebut belum bisa dijadikan bukti bahwa kacang tanah dapat mencegah atau mengobati Alzheimer.
Jumlah peserta yang hanya 31 orang juga membuat temuan ini masih perlu diuji melalui penelitian lebih besar dan jangka panjang.
Para peneliti menyimpulkan, konsumsi sekitar 60 gram kacang tanah panggang tanpa garam beserta kulit arinya setiap hari selama 16 minggu berpotensi memberikan manfaat terhadap respons insulin di otak orang dewasa yang lebih tua.





